<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1355152460717739592</id><updated>2012-02-16T18:55:55.350-08:00</updated><title type='text'>raymond alexander_41807010060</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://raybarker-dwk.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1355152460717739592/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://raybarker-dwk.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>raymond07</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03882994583062723276</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_iZWGG5KfHTo/Stawwvo7FiI/AAAAAAAAABA/SfanrBPr41g/S220/raymond+1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>2</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1355152460717739592.post-6553028490425338375</id><published>2009-10-26T02:34:00.000-07:00</published><updated>2009-10-26T02:35:39.544-07:00</updated><title type='text'>Kecurangan dunia IT</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;Dunia teknologi informasi yang berkembang sedemikian cepat sungguh diluar dugaan. Tak ada yang sempurna, begitu pula dunia Teknologi Informasi. Ada baik pasti diikuti pula dengan kecurangan atau kejahatannya. Dan karena kejahatan ini pula menyebabkan banyak orang harus membayar mahal.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt;Salah satu bentuk kecurangan dunia IT adalah Keystroke Logging atau Keylogging. Keylogging atau keylogger adalah suatu perangkat keras (hardware) atau perangkat lunak (software) yang digunakan untuk memonitor kegiatan dari keyboard. Sebuah keylogger biasanya akan menyimpan hasil dari pemantauan kegiatan keyboard dalam sebuah catatan log atau berkas.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-family: georgia;"&gt; Keylogger bisa digunakan untuk kebaikan, misalanya dalam sebuah perusahaan dapat melihat bagaimana seorang karyawan bekerja serta dapat pula digunakan untuk pencarian bukti kejahatan. Namun, jika keylogger ini dilakukan untuk kejahatan, semisal mencuri data atau password. Maka bisa dikatakan keylogger adalah sebuah kecurangan ataupun kejahatan dalam dunia IT &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1355152460717739592-6553028490425338375?l=raybarker-dwk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://raybarker-dwk.blogspot.com/feeds/6553028490425338375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://raybarker-dwk.blogspot.com/2009/10/kecurangan-dunia-it.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1355152460717739592/posts/default/6553028490425338375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1355152460717739592/posts/default/6553028490425338375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://raybarker-dwk.blogspot.com/2009/10/kecurangan-dunia-it.html' title='Kecurangan dunia IT'/><author><name>raymond07</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03882994583062723276</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_iZWGG5KfHTo/Stawwvo7FiI/AAAAAAAAABA/SfanrBPr41g/S220/raymond+1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1355152460717739592.post-7399909036540984688</id><published>2009-10-04T22:41:00.000-07:00</published><updated>2009-10-14T22:18:14.635-07:00</updated><title type='text'>Komputer Berbasis DNA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_iZWGG5KfHTo/StawUme_Q9I/AAAAAAAAAA4/V-Oof-44RNs/s1600-h/raymond+2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 214px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_iZWGG5KfHTo/StawUme_Q9I/AAAAAAAAAA4/V-Oof-44RNs/s320/raymond+2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5392691471797142482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Komputer dan DNA… dua istilah yang biasanya dipergunakan dalam&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;konteks yang sangat berbeda. DNA merupakan istilah favorit di dunia biologi dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;genetik, sedangkan komputer justru populer dalam dunia informatika dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;teknologi modern. Lalu apa hubungan antara keduanya? Siapa pula yang punya&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;ide gila untuk membuat komputer DNA?&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Alkisah ada seorang ilmuwan komputer yang bekerja di University of&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Southern California, bernama Leonard M. Adleman. Suatu malam Adleman&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;sedang asyik membaca buku biologi, Molecular Biology of the Gene, yang ditulis&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;oleh James Watson, ahli biologi yang pernah memenangkan Nobel pada tahun&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;1962 atas penemuan struktur DNA Double-Helix pada tahun 1953. Ia sangat&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;terpesona dengan isi buku tersebut, sampai-sampai ia tidak bisa tidur malam itu.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Bayangan rantai DNA yang berpilin terus saja mengusik pikirannya. Tiba-tiba&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Adleman lompat dari tempat tidurnya. Terjadi pencerahan! Ia menyadari sesuatu&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;yang sangat menarik: Sel hidup manusia mengolah dan menyimpan informasi&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;dengan cara yang sangat mirip dengan program komputer!&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Malam itu juga Adleman langsung membuat sketsa penting tentang DNA&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Computer (Komputer DNA). Komputer yang kita kenal sehari-hari menggunakan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;data biner (binary data) untuk menyimpan dan mengolah informasi/perhitungan.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Data biner ini merupakan sistem angka berbasis dua, yaitu 0 dan 1. DNA,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;singkatan dari Deoxyribosenucleic Acid, menyimpan dan mengolah informasi&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;genetika manusia dalam molekul-molekul yang diberi kode huruf A, C, T, dan G.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;A merupakan inisial untuk Adenine, C untuk Cytosine, T untuk Thymine, dan G&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;untuk Guanine. Adenine hanya bisa berpasangan dengan Thymine, Guanine hanya&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;bisa berpasangan dengan Cytosine. Ini berarti bahwa jika ada satu rantai DNA&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;yang memiliki kode AACTAGGTC maka pasangannya pasti TTGATCCAG.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Kedua rantai itu akan berpasangan dan membentuk struktur berpilin yang kita&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;kenal sebagai Double-Helix. Enzim dalam sel hidup membaca data-data genetik&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;yang tersimpan dalam DNA (dalam bentuk kode A, C, T, G tadi) menggunakan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;cara yang sangat mirip dengan cara komputer membaca data biner. Analogi antara&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;keduanya inilah yang dimanfaatkan dalam komputer DNA. Pada tahun 1994&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;untuk pertama kalinya Adleman mempublikasikan perhitungan dasar komputer&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;DNA dalam jurnal ilmiah Science. Sejak itu ilmuwan-ilmuwan seluruh dunia&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;berbondong-bondong melakukan penelitian untuk mengembangkan komputer&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;canggih yang sistemnya meniru dari sel makhluk hidup ini. NASA, Pentagon, dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;banyak lagi lembaga dan agen federal berlomba-lomba mengucurkan dana untuk&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;penelitian yang bisa menghasilkan DNA sintetik yang kemudian digunakan untuk&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;penelitian yang berusaha mengembangkan sistem komputer masa depan ini.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Adleman berhasil membuktikan pemikirannya bahwa DNA bisa&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;‘berhitung’. Ia menggunakan masalah perhitungan matematika yang dikenal&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;sebagai Travelling Salesman Problem (TSP), yaitu masalah klasik yang mencoba&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;mencari rute terpendek yang bisa dilalui seorang salesman yang ingin&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;mengunjungi beberapa kota tanpa harus mendatangi kota yang sama lebih dari&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;satu kali. Jika jumlah kota yang harus didatangi hanya sedikit, misalnya hanya ada&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;5 kota, maka permasalahan ini dapat dipecahkan dengan sangat mudah. Kita&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;bahkan tidak memerlukan komputer untuk menghitungnya. Tetapi masalahnya&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;jadi rumit jika ada lebih dari 20 kota yang harus didatangi. Ada begitu banyak&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;kemungkinan yang harus dicoba dan diuji untuk menemukan jawabannya.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Komputer DNA yang dibuat oleh Adleman berhasil memecahkan perhitungan ini&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;dengan menggunakan 7 kota sebagai percobaan awal. Masing-masing kota dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;semua kemungkinan rute dilambangkan oleh satu rantai DNA yang masingmasing&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;memiliki kode yang spesifik. Semua rantai DNA ini kemudian direaksikan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;dan membentuk rantai double-helix secara alamiah. Rantai-rantai yang sudah&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;berpasangan ini melambangkan semua kemungkinan rute. Untuk mencari rute&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;yang benar, Adleman menambahkan enzim yang secara alamiah menghancurkan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;molekul yang melambangkan rute yang salah. Satu-satunya rantai yang tersisa&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;adalah rantai yang melambangkan jawaban yang dicari, yaitu rute terpendek yang&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;menghubungkan ketujuh kota tersebut tanpa harus melewati masing-masing kota&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;lebih dari satu kali. Komputer DNA ciptaan Adleman berhasil menyelesaikan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;perhitungan TSP untuk 7 kota ini dalam waktu beberapa hari. Padahal komputer&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;biasa yang kita gunakan sehari-hari bisa menyelesaikannya hanya dalam hitungan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;menit. Lho? Komputer masa depan tetapi justru kalah dengan komputer klasik?&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Jadi untuk apa para ilmuwan di seluruh dunia berlomba-lomba mengembangkan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;komputer DNA ini?&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Ada satu rahasia yang merupakan keunggulan utama komputer DNA.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Enzim-enzim yang terlibat bekerja secara paralel. Komputer klasik membaca dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;mengolah data secara linier (berurutan). Melibatkan data dalam jumlah besar,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;komputer klasik akan sangat kerepotan mengolah data-data yang luar biasa&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;banyaknya. Proses perhitungan membutuhkan waktu sangat lama karena&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;dilakukan satu per satu. Di sinilah keunggulan komputer DNA! Untuk jumlah data&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;yang sangat banyak, komputer DNA dapat melakukan perhitungan jauh lebih&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;cepat karena semua prosesnya dilakukan secara paralel (bersamaan). Ukuran&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;molekul DNA yang sangat kecil juga merupakan keunggulan komputer masa&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;depan ini. 1 gram DNA yang sudah dikeringkan memiliki kapasitas menyimpan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;informasi dalam jumlah yang sama dengan 1 trilyun CD (Compact Disc). Padahal&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;1 gram DNA kering itu ukurannya hanya sebesar butiran gula pasir! Dengan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;semakin majunya perkembangan teknologi, jumlah data dan informasi pun&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;semakin bertambah. Lama-kelamaan, data yang berlimpah ini tidak dapat lagi&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;disimpan dalam memory chip komputer yang terbuat dari silikon seperti yang&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;selama ini kita gunakan. DNA merupakan alternatif yang sangat menjanjikan.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Lagipula, microprocessor yang kita gunakan dalam komputer klasik biasanya&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;terbuat dari bahan-bahan yang bersifat racun sehingga mengotori udara dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;lingkungan. Biochip (chip biologis) yang terbuat dari DNA merupakan teknologi&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;yang ‘bersih’. Kita juga tidak akan pernah kehabisan DNA selama masih ada selsel&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;makhluk hidup. Ini menjadikannya sumber daya yang sangat murah.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Dalam beberapa tahun terakhir teknologi komputer DNA menunjukkan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;perkembangan yang sangat menggembirakan. Komputer DNA buatan Adleman&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;mereaksikan cairan DNA dalam tabung-tabung reaksi. Pada bulan Januari 2000&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;jurnal ilmiah Nature mempublikasikan keberhasilan para ilmuwan di University of&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Wisconsin di Madison yang melekatkan DNA pada permukaan padat gelas dan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;emas. Ini berarti komputer DNA dapat dibuat dalam bentuk chip padatan yang&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;mirip dengan chip komputer konvensional. Pada tahun 2001, seorang ilmuwan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;dari Weizmann Institute of Science di Israel, Ehud Shapiro, mendapatkan paten&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;atas komputer DNA yang dibuatnya. Komputer DNA buatan Shapiro ini hanya&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;terdiri dari satu tetes air saja. Komputer terkecil di dunia ini menggunakan&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;molekul-molekul DNA dan enzim-enzimnya dalam satu tetes air tersebut sebagai&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;sarana input (masukan data), output (keluaran data), software (perangkat lunak),&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;dan hardware (perangkat keras). Pada bulan Februari 2003, penemuan ini&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;akhirnya tercatat dalam Guinness World Records sebagai ‘The Smallest Biological&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Computing Device’ atau Komputer Biologis Terkecil di Dunia. Hebatnya lagi,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;komputer super mini ini memiliki kecepatan 100.000 kali lebih cepat dari&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;komputer konvensional tercanggih yang ada saat ini!&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;sumber : yohanes surya&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;wikipedia&lt;/span&gt;   &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Olympus Optical Co., Ltd&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Tahun 2002 para ilmuwan di Institut Sains Weizmann di Rohort, Israel, berhasil untuk pertama kalinya mengaplikasikan molekul-molekul DNA sebagai komputer atau yang disebut dengan komputer DNA atau komputasi DNA. Komputer berbasis DNA ini tidak seperti komputer-komputer pada umumnya yang menggunakan lempengan silikon (silicon chips) sebagai prosesornya melainkan menggunakan molekul-molekul biokimia DNA yang “hidup”. Bentuk fisik dari komputer ini, percaya atau tidak, masih sangat mentah dan “asal-asalan” yaitu berupa cairan yang berada di dalam tabung reaksi. Belum ada monitor yang menghubungkan prosesor DNA tersebut untuk melihat hasilnya seperti monitor yang kita lihat sekarang ini. Namun begitu, ilmuwan2 di Institut Sains Weiszmann berhasil mengamati bahwa molekul2 DNA tersebut telah berhasil melakukan komputasi seperti yang diharapkan.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Teknologi komputer berbasis DNA ini memang masih dalam tahap kelahirannya. Namun para ahli di Institut Weiszmann telah bisa mengamati bahwa komputer DNA ini mempunyai kecepatan 300 triliun operasi per detik atau kira2 100.000 kali lebih cepat dari PC termodern zaman sekarang dan kemungkinan dapat lebih cepat lagi jika berhasil direkayasa. Sekarang apa yang menyebabkan para ahli yakin akan kemampuan komputer DNA ini?&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Semua ini berawal dari motto “back to the nature“. Komputer DNA ini sebenarnya sudah lama terdapat di alam. Kita tidak menyadari bahwa tubuh kita adalah sebuah komputer digital yang luar biasa. Bukan hanya tubuh kita yang mengandung “komputer digital” ini, tapi juga seluruh makhluk hidup. Namun, sayangnya hingga kini manusia masih belum sanggup “memprogram” makhluk hidup untuk melakukan komputasi. Misalnya, manusia masih belum mampu untuk memprogram sebuah pohon atau tanaman untuk melakukan kalkulasi matematika.&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;font-family:courier new;" &gt;Komputer DNA yang diciptakan di Institut Sains Weiszmann ini memang masih banyak kelemahannya dan tentu saja masih terhitung primitif jika dibandingkan dengan “komputer alami” yaitu manusia dan makhluk2 lainnya (jangan salah, binatang2 walaupun tidak “berotak” namun dalam dunia binatang banyak terdapat sensor-sensor yang sangat canggih yang memerlukan “komputasi” yang luar biasa yang belum bisa ditiru oleh teknologi manusia), namun aplikasi komputer DNA ini sebuah langkah maju menuju penciptaan komputer yang “mirip” makhluk hidup atau biokomputer.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1355152460717739592-7399909036540984688?l=raybarker-dwk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://raybarker-dwk.blogspot.com/feeds/7399909036540984688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://raybarker-dwk.blogspot.com/2009/10/komputer-berbasis-dna.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1355152460717739592/posts/default/7399909036540984688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1355152460717739592/posts/default/7399909036540984688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://raybarker-dwk.blogspot.com/2009/10/komputer-berbasis-dna.html' title='Komputer Berbasis DNA'/><author><name>raymond07</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03882994583062723276</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_iZWGG5KfHTo/Stawwvo7FiI/AAAAAAAAABA/SfanrBPr41g/S220/raymond+1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_iZWGG5KfHTo/StawUme_Q9I/AAAAAAAAAA4/V-Oof-44RNs/s72-c/raymond+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
